Minggu, 13 November 2011

tuutt..tuuttt... maaf, nyaLi anda tidak cukup untuk menghubungi mantan, silahkan cobaLagi besok

setelah melakukan kesalahan yang mungkin membuatNya kesal setelah lebih memilih temanKu, fikiranKu dipenuhi dengan ketakutan, ketakutan jika segalaNya akan berakhir sampai disini.
:'-(
menghantam dan menjatuhkanKu lagi di jurang rindu maha dalam, aku tak ingin tersesat lagi, tak mendapatkan jalan pulang.

aku tau, kesalahan terbesarku adalah tidak menyadari letak kesalahanKu itu, dan kebodohan dari suatu perpisahan adalah aku masih mendoakanNya..

seharian hati ingin menghubungiNya, tapi selalu aja tangan ini gemeteran, mungkin tak ingin jika telingaKu mendengakan bahasa yang berbeda. bukan tak ingin mendengarNya ngoceh, marah atau apaLah..
tapi ia hanya takut jika mendengarNya sedih, iyya.. emank telingaKu yang sangat anti mendengarNya sedih.

telah aku coba berulang kali, tapi sayang,, nyaliKu tak pernah muncul dipermukaan.
melewati malam dengan ketakutan, hanya bisa menuliskan kisah agar rinduKu juga mengetahui, bahwa dia juga memiliki jejak.

karna kadang aku merasa sehelai kertas dan sebatang pena lebih mengerti isi hatiKu dibanding dengan sejuta sahabat.

tuutt..tuuttt... maaf, nyaLi anda tidak cukup untuk menghubungi mantan, silahkan cobaLagi besok.
mungkin itu adalah gambaran ketika aku sedang mencoba menghubungi si-mantan..

sungguh tak ingin hati merelakan cinta yang sedang di uji, namun apalah daya jika nyali sedang mempermainkan kesetiaan.

barangkali aku adalah seorang yang bodoh, mencintai seorang yang mungkin hanya bisa aku membayangkan dia menjanjikanKu  sesuatu yang kuinginKan namun tak akan pernah ada dan tak pernah dia janjikan. layakNya caleg-caleg yang anak kecil aja tau, janji buta.

Aku belajar merasa apa yang mati rasa, atas asa yang menjadi basa dan biasa, tapi tampaknya batinku hilang kuasa. Aku juga belajar mendengar yang tak mampu kudengar, semisal debar, muasal getar, apa yang membuat rindu tak lagi sabar.

sunyi seakan bersorak memanggilKu pulang, jika emank mesti berpisah lagi, iyyaa...aku tau, Perpisahan tak membuat seseorang kesepian, paling tidak ada air mata yang ikut merayakanNya lagi

aku hanya berharanp ketakutanKu tak betah berlama-lama, sehingga mampu menciptakan nyali yang mungkin tak punya malu..karna aku yakin Tuhan selalu punya rencana, hanya kadang ego manusia mengubahnya jadi bencana

Tidak ada komentar:

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39

Posting Komentar