Kamis, 03 November 2011

mencabut dana umum menuju mantan

itu adalah perkataan teman'ku ketika mendengarkan curhat'ku tentang mantan,, emank sih,, kedengaranNya seperti lelucon, tapi itu juga yang memberiku inspirasi baru. inspirasi apa..??? :'-(

seharian menyusun skenario rencana itu, akhirnya aku bisa menerapkanNya,
kemarin,, di kisah martabak pemberian mantan, aku sempat ngobrol tentang kegiatan pekerjaannya, merekam hari-hari kerja dan liburnya, dan ini adalah malam liburnya, dimana kesempatan mencabut dana umum yang aku damba-dambakan.

sekitar pukul 21.-- wita, mengendarai motor buntut'ku menuju komplek si mantan, 200m sebelum rumahnya aku singgah di sebuah mesjid, iyyaa.. aku bukan singgah untuk berdo'a atau ibadah lainnya, tapi aku cuman mau menitip motor buntut'ku itu. 
hihihi :'-(

start gerbang mesjid menuju rumah si mantan, berlari kencang sesuia skenario hanya untuk mendobrak tonk sampah depan rumahnya *tonk sampah plastik*
"braakkkkk gubbrraaaghk... suara tonk sampah yang aku tabrak, mungkin tuhan merestui doa danusaha'ku, ternyata si mantan sedang mencuci pakaian di teras rumahnya.

bolaaand...!!! kamu kenapa...??? "kata mantan'ku, layaknya dunia per-film-An, aku yang terbungkus dengan keterbatasan ditolong oleh bidadari surga, aku hanya terdiam sejenak melihatnya meninggalkan mesin cucinya lalu menghampiri dan menolongku.. hmm...

aku : gak apa2 koq,,

mantan : sebenarnya ada apa Land..???

aku : sebenarnya aku sedang dikejar dengan genk motor komp.sebelah,

mantan : lohh,, (??) motor kamu,, mana..??

aku : iyya,, aku menitipnya di mesjid depan sono, untuk ninggaliin jejak..

mantan : masuk dah,,

iyya,, itu perbincangan singkatku dengannya, aku memilih alasan di kejar dgn genk motor biar terkesan lebih keren,, B-)
hiii wow... mendapatkan kedekatan saat membantuku berjalan adalah hal ketika aku ingin banget membekukan waktu.
biar aku bisa selamanya seperti itu,, hmm.. :'-(

segelas kopi hangat yang menemani kita,, kami tak membahas tentang genk motor lagi, aku yang selalu mengalihkan pembicaran samapi bisa begitu,, nostalgia emank jalan kedekatanku kembali..

sungguh tak terlintas dalam pikiranku, hal yg goblok membuahkan hasil..

ini emank hanya deskripsi kisah'ku,, tapi disini aku bisa belajar, dari suatu kebodohan, aku bisa menciptakan jembatan menuju kesuksesan.. layaknya pupuk kandang yg membuahii tanaman subur..

thankz buat temanku yang telah memberiku dana umum.. 

Tidak ada komentar:

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39

Posting Komentar